BUMDesa Sangga Emas Desa Cikaso Sampaikan Laporan Pertanggungjawaban Akhir Tahun 2025 dalam Musdes
180
Desa Cikaso, Kecamatan Kramatmulya, Kabupaten Kuningan — Badan Usaha Milik Desa (BUMDesa) Sangga Emas Desa Cikaso melaksanakan Musyawarah Desa (Musdes) Laporan Pertanggungjawaban dan Kegiatan Akhir Tahun 2025. Kegiatan ini dilaksanakan sebagai bentuk transparansi dan akuntabilitas pengelolaan BUMDesa kepada Pemerintah Desa dan masyarakat.
Musdes tersebut dihadiri oleh unsur Pemerintah Desa Cikaso, Badan Permusyawaratan Desa (BPD), Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM), lembaga-lembaga desa, serta para Ketua RT dan RW se-Desa Cikaso.
Dalam sambutannya, Kepala Desa Cikaso Hidayat, SE., M.Si menyampaikan perjalanan panjang terbentuknya BUMDesa Sangga Emas sejak berdiri pada tahun 2020. Ia menjelaskan bahwa pada awal pembentukan, kepengurusan BUMDesa Sangga Emas berjumlah 14 orang. Namun seiring waktu, jumlah pengurus terus berkurang hingga saat ini hanya tersisa 4 orang. Meski demikian, kondisi tersebut tidak membuat BUMDesa Sangga Emas berhenti berkembang.
“Dengan jumlah pengurus yang terbatas, BUMDesa Sangga Emas justru mampu membuktikan eksistensinya melalui berbagai prestasi hingga tingkat kabupaten, provinsi, bahkan nasional. Ini menjadi bukti bahwa BUMDesa Sangga Emas Desa Cikaso masih berjalan dengan baik,” ungkap Kepala Desa.
BUMDesa Sangga Emas Desa Cikaso memiliki visi mewujudkan Desa Cikaso menjadi desa mandiri, dengan misi meningkatkan pemanfaatan aset dan potensi desa, memperkuat kemampuan keuangan desa, serta meningkatkan pendapatan masyarakat melalui kegiatan ekonomi desa. Hingga Tahun 2025, BUMDesa Sangga Emas mengelola berbagai unit usaha strategis, di antaranya Kolam Renang “Cimalati” sebagai unit usaha pertama, Ketahanan Pangan (termasuk peternakan domba Garut), Lumbung Pangan Masyarakat yang berkolaborasi dengan Gapoktan Karya Mulya, wisata Sawah Lope, wisata dan agrowisata Bukit Panagaran, jasa pengangkutan sampah, rumah makan/resto, penyewaan kios, hingga layanan BRILink .
Dalam Musdes tersebut juga disampaikan capaian kontribusi BUMDesa terhadap Pendapatan Asli Desa (PADes). Tercatat kontribusi PADes terus mengalami peningkatan dari tahun ke tahun, yakni sebesar Rp7.000.000 pada Tahun 2021, meningkat menjadi Rp30.000.000 pada Tahun 2022, Rp50.000.000 pada Tahun 2023, Rp37.000.000 pada Tahun 2024, dan kembali meningkat menjadi Rp45.000.000 pada Tahun 2025
.
Sementara itu, Toto Sarta, S.Pd menyampaikan apresiasi atas capaian dan kinerja BUMDesa Sangga Emas yang dinilai mampu bertahan dan berkembang di tengah keterbatasan kepengurusan. Namun ia juga mengingatkan pentingnya introspeksi dan evaluasi bersama, khususnya terkait penguatan sumber daya manusia agar keberlangsungan BUMDesa tetap terjaga.
Direktur Utama BUMDesa Sangga Emas Desa Cikaso, Saparudin, dalam laporan pertanggungjawabannya menjelaskan bahwa selama perjalanan kepengurusan, berbagai kendala dan tantangan merupakan hal yang tidak terpisahkan. Ia menegaskan bahwa berkurangnya jumlah pengurus bukan disebabkan oleh konflik internal, melainkan karena banyak pengurus awal memilih merantau ke luar kota. Hal tersebut terjadi karena pada masa awal berdiri, pendapatan BUMDesa belum dapat dipastikan sehingga mereka memilih mencari penghasilan di luar daerah.
Pada kesempatan tersebut, Saparudin juga memaparkan laporan keuangan, capaian unit usaha, serta rencana usaha BUMDesa Sangga Emas Tahun 2026, salah satunya pengembangan program ketahanan pangan melalui budidaya ikan lele sistem bioflok sebagai upaya memperkuat ekonomi desa ke depan
Acara di Lanjut dengan Penyerahan PADes Secara Simbolis dan Pemberian santunan untuk anak yatim berupa beras yang di berikan secara simbolis kepada kepala dusun yang berada di Desa Cikaso
Melalui Musdes Laporan Pertanggungjawaban Akhir Tahun 2025 ini, diharapkan BUMDesa Sangga Emas Desa Cikaso dapat terus berkembang, memperkuat kelembagaan, serta memberikan manfaat yang semakin besar bagi kesejahteraan masyarakat Desa Cikaso.